Sebanyak 74.965 Warga Kendari Sudah Jalani Vaksinasi COVID-19

Kendari – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan sebanyak 74.965 orang di daerah itu sudah menjalani vaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum di Kendari, Senin, mengatakan vaksinasi COVID-19 di daerah itu menyasar 227.079 orang di antaranya tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat rentan dan masyarakat umum.

“Vaksinasi warga Kota Kendari sudah dilakukan kepada 74.965 orang atau 33,01 persen dari target yang menjadi sasaran,” kata dia.

Rahminingrum menyampaikan, saat ini penyuntikan vaksinasi dosis satu baik di 15 puskesmas dan posko Dinas Kesehatan sendiri tidak melayani dikarenakan stok vaksin saat ini menipis.

“Vaksinasi saat ini diprioritaskan bagi penyuntikan dosis kedua,” ujar dia.

Meski demikian, ia menjamin jika stok vaksin kembali tersedia maka pelayanan vaksinasi dosis satu akan kembali dilakukan dan pastikan gratis.

Ia menyebut, capaian vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan di kota itu sudah dilakukan kepada 5.452 orang atau mencapai 131,34 persen dari 4.151 sasaran. Sementara dosis kedua sudah diberikan kepada 4.896 orang atau 117,95 persen dari sasaran.

Selanjutnya, bagi petugas publik mencapai 37.925 orang atau 100,30 persen dari 37.810 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 20.454 orang atau 54,10 persen dari sasaran.

Sementara bagi kelompok lansia, penyuntikan dosis satu sudah dilakukan kepada 7.087 orang atau 38,03 persen dari 18.634 sasaran. Lalu dosis kedua mencapai 3.563 orang atau 19,12 persen dari sasaran.

Kemudian, bagi masyarakat rentan masih mencapai 58 orang atau 6,32 persen dari 918 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai empat orang atau 0,44 persen dari sasaran.

Berikutnya, vaksinasi masyarakat umum mencapai 24.443 orang atau 14,76 persen dari 165.566 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 2.188 orang atau 1,32 persen dari sasaran.

Ia mengajak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari utamanya 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus penyebaran COVID-19 yang saat ini semakin meningkat.

“Protokol kesehatan itu penting, jangan lengah untuk menerapkannya, kita tidak boleh acuh meskipun kita sudah mendapatkan suntikan vaksin,” kata Rahminingrum menegaskan.

Data Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 per 19 Juli 2021 sebanyak 6.037 orang, kasus sembuh sebanyak 5.148 orang, menjalani perawatan atau isolosi mandiri sebanyak 810 orang dan pasien meninggal sebanyak 79 orang. (Ant)