Sebanyak 114.440 Warga Kendari Sudah Divaksinasi COVID-19

Kendari – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan 114.440 orang di daerah itu sudah divaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penularan virus corona baru dan variannya.

Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum di Kendari, Minggu, mengatakan sasaran vaksinasi di daerah itu 265.147 orang, di antaranya tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan.

“Sampai saat ini yang sudah divaksinasi tercatat 114.440 orang atau 43,16 persen dari target sasaran,” katanya.

Capaian vaksinasi di kota itu, di antaranya tenaga kesehatan 5.537 orang atau 133,39 persen dari 4.151 sasaran, sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 5.023 orang atau 121,01 persen dari total sasaran, serta dosis ketiga sudah diberikan kepada 1.653 orang atau 39,82 persen dari total sasaran.

Vaksinasi petugas publik mencapai 40.998 orang atau 108,43 persen dari 37.810 sasaran dosis satu, sedangkan dosis kedua mencapai 27.118 orang atau 71,72 persen dari total sasaran.

Vaksinasi kelompok lansia, dosis satu sudah dilakukan kepada 8.720 orang atau 51,17 persen dari 17.040 sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 5.713 orang atau 33,53 persen dari total sasaran.

Vaksinasi bagi masyarakat umum dan rentan mencapai 41.475 orang atau 24,35 persen dari 170.409 sasaran dosis satu, sedangkan dosis kedua mencapai 19.490 orang atau 11,44 persen dari total sasaran.

Vaksinasi bagi remaja telah dilakukan kepada 17.710 orang atau 49,56 persen dari 35.737 sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 1.043 orang atau 2,92 persen dari total sasaran.

“Vaksin gotong royong baru mencapai 256 orang dan dosis kedua mencapai 125 orang,” tutur Rahminingrum.

Ia menyampaikan saat ini stok vaksin di Dinas Kesehatan Kota Kendari mencapai 858 dosis jenis Sinovac, sedangkan Moderna 2.660 dosis.

Ia mengajak warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas sehari-hari, utamanya 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian, dan mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus penularan COVID-19 yang saat ini semakin meningkat.

“Protokol kesehatan itu penting, jangan lengah untuk menerapkannya, kita tidak boleh acuh meskipun kita sudah mendapatkan suntikan vaksin,” kata Rahminingrum.

Data Satgas COVID-19 Kota Kendari, jumlah kasus positif COVID-19 per 29 Agustus 2021 sebanyak 7.591 orang, kasus sembuh sebanyak 7.222 orang, menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 275 orang, dan pasien meninggal sebanyak 94 orang. (Ant)