Kendari – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebut cakupan vaksinasi dosis pertama bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di daerah itu mencapai 18.275 jiwa dari dari 37.352 sasaran.
“Untuk vaksinasi anak dosis pertama sudah 18.275 atau 48,93 persen, sedangkan dosis kedua baru 7.081 atau 18,96 persen dari sasaran,” kata Kepala Dinkes Kota Kendari Rahminingrum, di Kendari, Minggu.
Dia menyampaikan, vaksinasi COVID-19 kepada kelompok rentan, yakni anak dan lanjut usia (lansia) di daerah tersebut, terus dilakukan guna mendorong percepatan cakupan.
“Kami lebih percepat vaksinasi anak selama bulan Ramadhan, dan apalagi juga sebagai syarat pembelajaran tatap muka,” ujar dia.
Dinkes setempat bekerja sama dengan TNI-Polri, di antaranya Polda Sultra, Polres Kendari, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Kodim 1417 Kendari, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN) Sultra, dalam melakukan percepatan vaksinasi.
Selain itu, dia menyebut secara umum cakupan vaksinasi di Kota Kendari yang menyasar tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, hingga remaja dosis pertama mencapai 271.193 atau 102,28 persen, dosis kedua 185.287 atau 69,88 persen dan dosis penguat 27.730 atau 12,09 persen dari 265.147 sasaran.
Ia berharap seluruh masyarakat bisa melakukan vaksinasi, bukan hanya kepada kelompok anak, tetapi lansia dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat terbentuk kekebalan komunal dari COVID-19 dan varian omicron.
Meski sudah menerima vaksinasi hingga dosis penguat, dia mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, di antaranya memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
Data Satgas Kewaspadaan COVID-19 Kota Kendari mencatat kasus aktif COVID-19 di daerah ini tersisa lima orang hingga 3 April 2022.(Ant)





