Kendari – Dinas Kesehatan Kota Kendari menyampaikan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di daerah tersebut sudah dilakukan pada 179.648 orang atau 67,75 persen dari total 265.147 warga yang menjadi sasaran.
“Vaksinasi dosis satu capai 67,75 persen sedangkan dosis kedua sudah dilakukan pada 122.852 orang atau 46,33 persen dari target yang menjadi sasaran,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu.
Dia menyampaikan, vaksinasi COVID-19 di Kota Kendari terus dilakukan dengan tenaga kesehatan, petugas publik, warga lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, pekerja, dan remaja.
Sasaran vaksinasi pada kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan sebanyak 4.151 orang, yang sudah dapat vaksinasi dosis pertama sebanyak 5.651 orang (136,14 persen), sasaran yang sudah divaksinasi dosis kedua sebanyak 5.195 orang (125,15 persen).
“Dan cakupan vaksinasi dosis ketiga pada kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan sebanyak 3.121 orang (75,19 persen),” ujar Rahminingrum.
Petugas publik yang menjadi target vaksinasi sebanyak 37.810 orang. Pada kelompok ini vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 45.567 orang atau 120,52 persen dari sasaran dan vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 32.233 orang atau 85,25 persen dari sasaran.
Warga lanjut usia (lansia) yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama tercatat 10.256 orang atau 60,19 persen dari 17.040 warga lansia yang jadi sasaran vaksinasi dan vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 6.943 warga lansia atau 40,75 persen dari sasaran.
Dalam kelompok masyarakat umum dan rentan ada 170.409 orang yang menjadi sasaran vaksinasi dan sebanyak 90.164 orang atau 52,91 persen di antaranya sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 58.568 orang atau 34,37 persen dari sasaran vaksinasi dalam kelompok masyarakat umum dan rentan.
Pada kelompok remaja, vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 28.010 orang atau 78,38 persen dari 35.737 remaja yang menjadi sasaran vaksinasi dan vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 19.913 orang atau 55,72 persen dari sasaran.
Rahminingrum mengingatkan kepada semua pihak agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 meski telah mendapatkan suntikan vaksinasi hingga dosis lengkap.
“Kami selalu meminta kepada semua pihak agar tetap disiplin protokol kesehatan agar kita benar-benar bisa keluar dari wabah pandemi COVID-19 ini,” ujar Rahminingrum.
Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari, saat ini daerah tersebut nihil kasus aktif COVID-19 dari jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona per 11 Desember 2021 tercatat 7.721 kasus dengan jumlah penderita yang sudah sembuh 7.626 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 95 orang.(Ant)





