BKKBN Sultra komitmen maksimalkan pendampingan terpadu cegah stunting

Kendari – Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen untuk memaksimalkan kegiatan pendampingan terpadu percepatan penurunan stunting guna menekan angka prevalensi kasus kekerdilan di daerah itu.

Koordinator bidang ADPIN BKKBN Sultra, Agus Salim, Kamis, mengatakan Tim Percepatan Penurunan Stunting Pusat akan melakukan kunjungan kerja guna melakukan FGD (focus group discussion) di Sultra selama lima hari di Sultra yakni 18-22 Juli 2022.

“Kegiatan Kunjungan kerja Forum diskusi (FGD) TPPS pada Kegiatan Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting akan diselenggarakan di 3 lokus kabupaten yakni Kabupaten Muna, Buton Tengah dan Kabupaten Buton,” kata Agus Salim, Kamis.

Dijelaskan, berdasarkan arahan Pemerintah dan Kemenko PMK dimana Provinsi Sultra masuk dalam 12 Provinsi Prioritas Percepatan Penurunan Stunting yaitu angka stunting sebanyak 30,2 persen, maka perlu dilakukan Kegiatan Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting.

Untuk itu kata Agus Salim, Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN Sultra telah melakukan Rapat Internal mengenai persiapan Kegiatan Kunjungan Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting tersebut.

“Rapat Internal ADPIN ini dihadiri oleh bidang Data dan Informasi (Datin), Advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (AKIE), dan bidang Hubungan antar Lembaga dan Bina Lini Lapangan (Hubalila),” katanya.

Agus menyampaikan, teknis kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni daring dan luring. Dalam Rapat Pimpinan sebelumnya, bidang ADPIN bersama bidang KS dan Sekretariat untuk mempersiapkan kegiatan tersebut.

Tim bidang ADPIN rencananya akan berangkat menuju Kabupaten Buton yang menjadi pusat kegiatan tepatnya di Kecamatan Pasar Wajo, di Desa Kaongkeongkea dan Desa Takimpo untuk mempersiapkan kegiatan tersebut yang akan dihadiri oleh Wakil Gubernur dan Tim TPPS Pusat yang terdiri dari Kemenko, Kemenkes, dan Sekwapres.

“Dalam penanganan stunting ini akan di pantau langsung oleh Wakil Presiden selaku Ketua Percepatan Penurunan Stunting, pada kegiatan nantinya juga dihadiri langsung oleh Ketua TPPS Provinsi yakni Wakil Gubernur Sultra sehingga ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk susksesnya kegiatan ini,” kata Agus.

Ia menambahkan, puncak Kegiatan Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting yakni tanggal 21 Juli mendatang yang agendanya yakni pertemuan antara TPPS Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan TPK. (Ant)