Kendari – Sebanyak 116.307 orang atau 43,86 persen dari total 265.147 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin atau sudah selesai menjalani vaksinasi menurut data Dinas Kesehatan.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum di Kendari, Rabu, vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah dilakukan pada 171.458 orang atau 64,67 persen dari target vaksinasi di Kota Kendari.
Di Kota Kendari, sasaran vaksinasi COVID-19 meliputi sumber daya manusia bidang kesehatan, petugas publik, warga lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, pekerja, dan remaja.
Pada kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan, sasaran vaksinasi tercatat 4.151 orang dengan jumlah sasaran yang sudah dapat vaksinasi dosis pertama sebanyak 5.618 orang (135,34 persen), sasaran yang sudah divaksinasi dosis kedua 5.161 orang (124,33 persen), dan sasaran yang sudah dapat vaksinasi dosis ketiga sebanyak 2.487 orang (59,91 persen).
Petugas publik yang menjadi target vaksinasi sebanyak 37.810 orang. Pada kelompok ini vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 44.622 orang atau 118,02 persen dari sasaran dan vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 31.388 orang atau 83,02 persen dari sasaran.
Warga lanjut usia (lansia) yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama tercatat 9.918 orang atau 58,2 persen dari 17.040 warga lansia yang jadi sasaran vaksinasi dan vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 6.654 warga lansia atau 39,05 persen dari sasaran.
Dalam kelompok masyarakat umum dan rentan ada 170.409 orang yang menjadi sasaran vaksinasi dan sebanyak 84.081 orang atau 49,34 persen di antaranya sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 55.076 orang atau 31,73 persen dari sasaran vaksinasi dalam kelompok masyarakat umum dan rentan.
Pada kelompok remaja, vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 27.219 orang atau 76,16 persen dari 35.737 remaja yang menjadi sasaran vaksinasi dan vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 19.028 orang atau 53,24 persen dari sasaran.
Rahmaningrum mengimbau warga yang sudah menjalani vaksinasi tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan COVID-19.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir berharap cakupan vaksinasi bisa mencapai 70 persen pada Desember 2021.
“Kita ingin pandemi yang saat ini sudah kondusif bisa kita jaga, bisa kita rawat dan tidak terjadi lagi gelombang-gelombang berikutnya, salah satunya dengan memasifkan vaksinasi COVID-19,” kata Wali Kota.
Jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona di Kota Kendari pada 16 November 2021 tercatat 7.719 kasus dengan jumlah penderita yang sudah sembuh 7.624 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 95 orang.(Ant)





