Kendari – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan 119.627 orang di daerah itu sudah divaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus corona dan variannya.
Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum di Kendari, Kamis, mengatakan sasaran vaksinasi di kota itu sebanyak 265.147 orang di antaranya tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, serta gotong royong.
“Vaksinasi saat ini yang sudah diberikan kepada 119.627 orang atau 45,12 persen dari sasaran,” kata dia.
Capaian vaksinasi di daerah itu di antaranya tenaga kesehatan 5.547 orang atau mencapai 133,68 persen dari 4.151 sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 5.029 orang atau 121,15 persen dari sasaran, serta dosis ketiga sudah diberikan kepada 1.797 orang atau 43,29 persen dari sasaran.
Bagi petugas publik mencapai 41.273 orang atau 109,16 persen dari 37.810 sasaran dosis satu, penyuntikan dosis kedua mencapai 27.237 orang atau 72,04 persen dari sasaran.
Bagi kelompok lansia, dosis satu sudah dilakukan kepada 8.930 orang atau 52,41 persen dari 17.040 sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 5.796 orang atau 34,01 persen dari sasaran.
Vaksinasi bagi masyarakat umum dan rentan mencapai 44.518 orang atau 26,12 persen dari 170.409 sasaran dosis satu, sedangkan penyuntikan dosis kedua mencapai 20.076 orang atau 11,78 persen dari sasaran.
Vaksinasi bagi remaja telah dilakukan kepada 19.361 orang atau 54,18 persen dari 35.737 sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 1.102 orang atau 3,08 persen dari sasaran.
“Vaksin gotong royong baru mencapai 258 orang, dan dosis kedua mencapai 125 orang,” tutur Rahminingrum.
Rahminingrum mengajak warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari utamanya 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus penyebaran COVID-19 yang saat ini semakin meningkat.
“Protokol kesehatan itu penting, jangan lengah untuk menerapkannya, kita tidak boleh acuh meskipun kita sudah mendapatkan suntikan vaksin,” katanya.
Data Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 per 2 September 2021 sebanyak 7.68 orang, kasus sembuh sebanyak 7.291 orang, menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 232 orang dan pasien meninggal sebanyak 95 orang. (Ant)





