Kendari – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, mengingatkan calon penumpang agar membeli tiket lebih awal atau jauh hari sebelum keberangkatan sebab hingga kini masih adanya pembatasan.
Kepala PT Pelni Cabang Baubau Juni Samsudin Sitorus di Baubau, Sabtu, mengatakan pembatasan penjualan tiket hingga saat ini masih berlaku menyebabkan persediaan tiket terbatas.
Sebelum adanya pelarangan mudik Lebaran waktu lalu, jumlah pengguna penumpang transportasi laut yang tiba atau turun di Baubau sekitar 15 ribu orang, sehingga pada arus balik banyak calon penumpang yang masih memiliki tiket untuk balik ke tempat tujuannya masing-masing, terutama ke arah Papua.
“Sekarang kondisi penjualan kursi cepat habis karena penjualan tiket oleh Pelni menggunakan daring (online). Kami sampaikan kepada calon penumpang yang mau kembali ke daerah tujuan terutama ke arah timur agar jauh-jauh hari sebelum keberangkatan sudah memiliki tiket,” ujarnya lagi.
Ia juga mengimbau calon penumpang kapal milik BUMN tersebut untuk tidak membeli tiket melalui perantara atau calo. Terdapat delapan travel yang bekerja sama dengan PT Pelni guna mempermudah para pengguna jasa transportasi laut itu untuk mendapatkan tiket.
“Pelni terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penumpang, baik sejak waktu pembelian tiket hingga berlayar di atas kapal,” tutur Sitorus.
Selain itu, karena saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19, calon penumpang diminta tetap menerapkan protokol kesehatan baik pada saat membeli tiket maupun telah berada di atas kapal sebagai upaya bersama dalam mencegah lonjakan kasus serta memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Yang paling penting di masa pandemi ini protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan harus tetap dipatuhi guna memutus penyebaran COVID-19 yang saat ini masih dicemaskan,” ujar Sitorus. (Ant)





